Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, BEM PTNU Minta KPK Tangkap Harun Masiku

Redaktur:

KOLOM JAKARTA || Persoalan kasus hukum yang menyangkut Harun Masiku telah menjadi episode panjang dalam sejarah hukum Indonesia. Mantan calon anggota legislatif dari PDIP ini menjadi buronan sejak tahun 2020 hingga sekarang.

Ketidakjelasan terkait perkembangan kasus Harun Masiku menjadi tolak ukur langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sesuai Undang-Undang No. 19 Tahun 2019, KPK memiliki tugas dan kewenangan sebagaimana diatur dalam Pasal 6 dan diperjelas dalam Pasal 11.

Baca Juga :  Respon Cepat! Kementerian PU Rehabilitasi 43 Bangunan Rusak Pasca Penyampaian Aspirasi

Menyikapi hiruk-pikuk persoalan ini, Achmad Baha’ur Rifqi selaku Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara bersama jajaran dan anggota memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia dengan menggelar aksi dan istigosah akbar di depan Gedung KPK. Dalam kesempatan ini, mereka menyampaikan tuntutan sebagai berikut:

1. Meminta KPK, sesuai dengan tugas dan kewenangannya, agar segera menangkap Harun Masiku dalam kondisi dan keadaan apa pun.

Baca Juga :  LPB MUI Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan dan Waspadai Cuaca Buruk

2. Meminta KPK untuk menangkap, menyita, atau mengambil tindakan serupa terhadap segala hal atau pihak yang terkait dengan kasus hukum Harun Masiku.

3. Mendesak KPK untuk segera mengevaluasi langkah-langkah yang telah diambil dalam upaya menangkap Harun Masiku, mengingat hingga saat ini belum membuahkan hasil.

4. Mendorong aparat penegak hukum untuk memproses individu atau kelompok yang diduga menghalang-halangi penanganan kasus hukum Harun Masiku.

Baca Juga :  Pakar Hukum Soroti RKUHAP: Harus Ada Keseimbangan dalam Sistem Peradilan Pidana

Achmad Baha’ur Rifqi menegaskan bahwa langkah-langkah ini adalah bagian dari upaya memperjuangkan penegakan hukum yang berkeadilan. “Kasus Harun Masiku adalah ujian nyata bagi KPK dan komitmen kita bersama dalam pemberantasan korupsi. Kami akan terus mengawal hingga ada kejelasan yang nyata,” tegasnya.

Network

Kolom Indonesia menjadi ruang informasi bagi masyarakat yang ingin melihat fakta secara jernih, berimbang, mendalam dan menyeluruh.

Follow Kolom Indonesia

Get it on Google play store
Download on the Apple app store