Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Gandeng Dinas Pendidikan dan PKBM, Lapas Narkotika Pamekasan Buka Pendidikan Paket C

Program Pendidikan Kesetaraan Paket C bagi warga binaan Lapas Narkotika Pamekasan.

Redaktur:

KOLOM PAMEKASAN – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan dan PKBM Tunas Bangsa membuka Program Pendidikan Kesetaraan Paket C bagi warga binaan. Program tersebut resmi dibuka di Aula Soepomo Lapas Narkotika Pamekasan, Sabtu (11/7/2026).

Program ini merupakan upaya Lapas Narkotika Pamekasan dalam memenuhi hak warga binaan untuk memperoleh pendidikan, sekaligus mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.

Pembukaan program dihadiri Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kusnan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Akhmad Basri Yulianto, SH, M.Si., Kepala PKBM Tunas Bangsa Pamekasan beserta para tutor, Tim Pendidikan Kesetaraan Lapas Narkotika Pamekasan, serta 17 warga binaan yang menjadi peserta Program Paket C.

Baca Juga :  Jalin Kemitraan, UGM dan Positive Technologies Percepat Pertumbuhan Ekosistem Pendidikan Keamanan Siber

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, dilanjutkan sambutan Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, kemudian penyematan tanda peserta kepada perwakilan warga binaan sebagai simbol dimulainya proses pembelajaran.

Pada tahun ini, program difokuskan pada Pendidikan Kesetaraan Paket C atau setara jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Sebanyak 17 warga binaan akan mengikuti proses pembelajaran hingga menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah kesetaraan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang maupun status hukum.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Pamekasan Ikuti Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri Secara Virtual

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Melalui program ini kami ingin memastikan warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar, meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kami berharap seluruh peserta mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh hingga berhasil menyelesaikan Paket C,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, mengatakan pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

Menurutnya, Program Pendidikan Kesetaraan menjadi bagian dari komitmen Lapas dalam memenuhi hak warga binaan sekaligus mendukung program pembinaan yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Baca Juga :  Komitmen P4GN, Lapas Narkotika Pamekasan dan BNNK Sumenep Perkuat Sinergi

“Ilmu yang diperoleh diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan agar lebih percaya diri, produktif, dan mampu berkontribusi secara positif ketika kembali ke tengah masyarakat,” kata Kusnan.

Melalui kolaborasi antara Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, dan PKBM Tunas Bangsa Pamekasan, program pendidikan kesetaraan ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak warga binaan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

Network

Kolom Indonesia menjadi ruang informasi bagi masyarakat yang ingin melihat fakta secara jernih, berimbang, mendalam dan menyeluruh.

Follow Kolom Indonesia

Get it on Google play store
Download on the Apple app store