Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Siapkan SDM Berkualitas, BPVP Latih Tenaga Relawan Dapur MBG di Proppo Pamekasan

Pelatihan berbasis kompetensi mengolah makanan higienis bagi tenaga relawan CV Dapur Bagrah Dewi.

Redaktur:

KOLOM PAMEKASAN Upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi tenaga relawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digalakkan di berbagai daerah.

Buktinya, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo melakukan satu langkah strategis dengan membuka pelatihan berbasis kompetensi mengolah makanan higienis bagi tenaga relawan CV Dapur Bagrah Dewi, di Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Senin (24/11/2025).

Karya masakan tenaga relawan CV Dapur Bagrah Dewi

Dalam pelatihannya, tenaga relawan CV Dapur Bagrah Dewi yang berdiri dibawah naungan Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) ini dibekali ilmu teknis oleh instruktur BPVP dan chef profesional guna menerapkan standard operating procedure (SOP) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria Pamekasan yang Cabuli Adik Iparnya di Semak-semak Gelap

“Saya ucapkan terimakasih yang tiada batasnya, berkat dukungan dan support dari Kepala Ditjen Binalavotas Bapak Agung Nur Rohmad, seluruh dapur-dapur di Indonesia dibawah naungan YSBB yang menggelar pelatihan bersertifikat ini berjalan cepat dan maksimal,” ujar Normidian Budi Yanto selaku owner CV Dapur Bagrah Dewi, sekaligus Korwil Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur.

Normidian Budi Yanto lanjut menuturkan, bahwa relawan dapur yang mengikuti pelatihan bersertifikat ini akan digembleng dengan berbagai macam materi selama empat hari penuh.

Baca Juga :  Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Pamekasan Ditangkap Polisi

“Pelatihan digelar empat hari. Nanti instruktur akan memberikan mereka ilmu bagaimana cara mengolah makanan supaya higienis, tampilannya menarik, rasanya enak dan yang pasti bergizi. Sehingga disenangi oleh anak-anak,” terangnya.

Selain itu, kata Budi, pelatihan juga bertujuan untuk menekan kesalahan dalam membuat makanan, termasuk meminimalisir makanan rusak yang memicu keracunan.

“Pengolahan MBG ini tidak boleh dilakukan serampangan atau asal jadi. Wajib higienis, wajib sehat, dan sesuai dengan ketentuan,” tegas Budi.

Di tempat yang sama, Instruktur BPVP Sidoarjo, Ninik Purwanti, mengatakan bahwa dalam pelatihan para peserta dibekali materi tentang higiene, sanitasi, pemotongan makanan, cara memasak dengan benar, pembersihan peralatan, serta ilmu tentang standar keamanan makanan bergizi.

Baca Juga :  Sosialisasi Empat Pilar DPR RI di Palangkaraya, Andina Thresia Narang Ajak Masyarakat Lawan Polarisasi Sosial

“Pelatihan ini bukan hanya soal cara memasak, tapi bagaimana menjaga kualitas makanan sejak dari bahan baku, proses pengolahan hingga penyajian. Semua harus sesuai standar agar benar-benar aman dan bergizi,” jelasnya.

Ninik Purwanti berharap, setelah pelatihan para relawan bisa bekerja di dapur MBG sesuai dengan SOP yang ditentukan pemerintah.

“Semoga CV Dapur Bagrah Dewi segera beroperasi agar para relawan bisa secepatnya dapat bekerja di dapur MBG ini,” harapnya.

Network

Kolom Indonesia menjadi ruang informasi bagi masyarakat yang ingin melihat fakta secara jernih, berimbang, mendalam dan menyeluruh.

Follow Kolom Indonesia

Get it on Google play store
Download on the Apple app store