Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Pelatihan Mengolah Makanan Higienis Resmi Ditutup, Relawan MBG CV Dapur Bagrah Dewi Kantongi Sertifikat Kemnaker RI

Keterangan Foto: Owner CV Dapur Bagrah Dewi, sekaligus Korwil Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur, Normidian Budi Yanto bersama dengan petugas BPVP Sidoarjo dan peserta pelatihan.

Redaktur:

KOLOM PAMEKASAN Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo, di bawah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, resmi menutup rangkaian pelatihan Tailor Made Training (TMT) berbasis kompetensi mengolah makanan higienis untuk tenaga relawan CV Dapur Bagrah Dewi di bawah naungan Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur, Kamis (27/11/2025).

Dalam penutupan ini, puluhan peserta berhasil mengantongi sertifikat dan dinyatakan kompeten setelah mengikuti pelatihan yang telah berlangsung selama empat hari secara intensif, yakni sedari tanggal 24 hingga 27 November 2025, berlokasi di Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Kegiatan yang digagas Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) Nasional, khususnya misi memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) para tenaga relawan.

Dalam pelatihan selama empat hari, tenaga relawan dibekali ilmu teknis higienitas. Mereka dibagi menjadi dua kelompok dengan praktik membuat menu makanan higienis yang berbeda. Para penjamah makanan ini secara profesional dilatih mengolah, memilah, memilih, menata, serta teknik mencuci dan menyimpan.

Baca Juga :  Dirjenpas Sambangi Petugas Lapas Nabire yang Terluka

Owner CV Dapur Bagrah Dewi, sekaligus Korwil Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur, Normidian Budi Yanto secara konsisten menyampaikan terimakasih kepada Ketua YSBB, Ibu Dian Helgawati, S.T., M.M. dan Kepala Ditjen Binalavotas Bapak Agung Nur Rohmad, S.T., M.M.

Diakui Budi, berkat dua tokoh tersebut, seluruh dapur MBG Nasional di bawah Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) yang menggelar pelatihan bersertifikat berjalan lancar, cepat, dan maksimal.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih yang tiada batasnya kepada Ketua YSBB, Ibu Dian Helgawati dan Kepala Ditjen Binalavotas Bapak Agung Nur Rohmad. Berkat dukungan dan support beliau-beliau, seluruh dapur MBG Nasional di Indonesia khususnya Jawa Timur di bawah naungan YSBB yang menggelar pelatihan bersertifikat ini berjalan lancar, cepat dan maksimal,” ujar Normidian Budi Yanto selaku owner CV Dapur Bagrah Dewi, sekaligus Korwil Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN-T UTM Beri Pelatihan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Jadi Pupuk Kompos di Desa Jarin Pamekasan

Melalui pelatihan ini, Budi berharap para tenaga relawan dapur MBG Nasional di bawah naungan YSBB memiliki bekal pengetahuan untuk menjamin keamanan pangan. Dengan demikian, program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bermanfaat dari sisi gizi, tetapi juga memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi penerima manfaat.

Owner CV Dapur Bagrah Dewi, sekaligus Korwil Yayasan Solusi Bangun Bangsa (YSBB) Jawa Timur, Normidian Budi Yanto bersama dengan petugas BPVP Sidoarjo dan peserta pelatihan

Anggota Sub Bagian Penyelenggaraan dan Pelatihan BPVP Sidoarjo, Mohammad As’ad, mengungkapkan bahwa Tailor Made Training (TMT) berbasis kompetensi mengolah makanan higienis digelar dalam rangka mendukung penuh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang salah satunya program MBG Nasional.

“Sebelumnya, TMT ini murni pelatihan dibidang perusahaan dan sekolahan. Namun, saat ini bertepatan dengan Asta Cita Pak Prabowo, maka kami support dan mulai bisa merambah ke temen-temen yang basisnya MBG,” ujar As’ad.

Baca Juga :  Kakanwil Ditjenpas Jatim Beri Pengarahan Tiga UPT Pemasyarakatan di Pamekasan

As’ad lanjut menegaskan, bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi yang terstandar. Hal itu dilakukan dalam upaya menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional sesuai dengan kebutuhan dapur MBG.

“Dalam sekian hari, peserta pelatihan diberi pemahaman terkait standar dan tata cara penyajian. Minimal mereka nanti yang terjun bekerja di dapur sudah jelas memahami standar higienitas dari makanan yang akan disajikan,” jelasnya.

Kendati demikian, As’ad berharap para relawan terus mengasah kemampuan yang telah diperoleh dari pelatihan selama empat hari.

“Semoga temen-temen relawan CV Dapur Bagrah Dewi selalu berkembang. Saat pelatihan mereka dibekali teori dan praktik, nah untuk praktik ini mereka butuh jam terbang yang terus menerus. Semoga nanti pada saat dapur sudah beroperasi, para relawan ini mengembangkan teori dan praktik yang sudah dipelajari,” pungkasnya.

Network

Kolom Indonesia menjadi ruang informasi bagi masyarakat yang ingin melihat fakta secara jernih, berimbang, mendalam dan menyeluruh.

Follow Kolom Indonesia

Get it on Google play store
Download on the Apple app store