Anggota DPR RI Andina Thresia Narang Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan untuk Pemuda Kalimantan Tengah

Redaktur: KOLOM INDONESIA
KOLOM KALIMANTAN – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang, B.Comm, kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan karakter kebangsaan generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Kalawa, Jalan Tjilik Riwut Km 6,5, Palangka Raya, Senin (8/12/2025).
Kegiatan ini secara khusus menghadirkan pemuda Kalimantan Tengah, organisasi mahasiswa, serta perwakilan SAPMA dan GMNI, sebagai elemen penting penerus perjuangan bangsa di masa depan. Para peserta mendapat pemaparan komprehensif mengenai empat pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam sambutannya, Ibu Andina menegaskan bahwa kaum muda memiliki peran vital dalam menjaga persatuan dan keberagaman yang menjadi kekuatan Kalimantan Tengah.
“Pemuda adalah garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Kalimantan Tengah yang kaya keberagaman suku, adat, dan budaya harus terus menjadi contoh persatuan dalam Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Andina.
Andina juga menekankan pentingnya ketahanan informasi di tengah derasnya arus digitalisasi.
“Tantangan kita kini tidak hanya menjaga NKRI secara fisik, tetapi juga menjaga ruang digital dari hoaks dan provokasi yang dapat memecah belah bangsa. Di sinilah pemuda harus tampil sebagai penggerak literasi digital dan penjaga harmoni sosial,” tegasnya.
Sesi dialog interaktif membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan aspirasi serta menyuarakan pandangan terkait isu kebangsaan, tantangan mahasiswa, dan penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Para peserta mengapresiasi kegiatan ini sebagai wadah edukasi sekaligus motivasi untuk terus memperjuangkan persatuan dan keadilan sosial di Kalimantan Tengah.
Melalui kegiatan ini, Ibu Andina Thresia Narang, B.Comm berharap nilai-nilai kebangsaan dapat semakin membumi di kalangan pemuda sehingga mereka mampu menjadi motor penggerak persatuan, toleransi, dan masa depan Indonesia yang lebih kuat.


