Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Pemuda Raja Ampat Tolak Keras Rencana Tambang Nikel, Dukung Menteri LHK Evaluasi Izin AMDAL

Rob Raffael Kardinal, Ketua Indonesia Carbon Credit and Biodiversity Alliance (ICBA).

Redaktur:

KOLOM PAPUA Rob Raffael Kardinal, Ketua Indonesia Carbon Credit and Biodiversity Alliance (ICBA), menyatakan penolakan tegas terhadap rencana eksploitasi tambang nikel di kawasan konservasi Raja Ampat.

“Raja Ampat adalah warisan dunia dan kebanggaan Papua. Kehadiran tambang nikel di wilayah ini adalah ancaman langsung terhadap kelestarian ekosistem laut dan identitas masyarakat adat,” tegas Rob Raffael Kardinal yang juga sebagai Ketua Bidang Pertambangan dan ESDM Dewan Pengurus Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Baca Juga :  Kobarkan Semangat Maju Bersama Indonesia Raya, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96

Sebagai putra asli Papua Barat Daya, Rob Raffael Kardinal memberikan dukungan penuh kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq, untuk mengkaji ulang izin permohonan persetujuan lingkungan baru serta mengevaluasi persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang diberikan kepada perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Pentingnya Kamtib, KPLP Lapas Narkotika Pamekasan Beri Pemahaman Narapidana Soal Keamanan dan Integrasi

“Kami menilai pencabutan izin ini adalah langkah penting dalam menjaga komitmen Indonesia terhadap konservasi dan keberlanjutan,” ujarnya.

Menurut Rob Raffael, Raja Ampat telah resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada Mei 2023. Penetapan ini mengukuhkan posisi Raja Ampat sebagai kawasan geologis dan ekologis yang memiliki nilai ilmiah, pendidikan, dan keindahan alam luar biasa di tingkat dunia.

Baca Juga :  Warga Pademawu Temukan Bayi di Area TPU Palanggeran, Polisi Cari Ibu Kandung

“Maka dari itu status ini menegaskan pentingnya perlindungan total terhadap wilayah tersebut dari ancaman industri ekstraktif yang merusak,” tutupnya.

Network

Kolom Indonesia menjadi ruang informasi bagi masyarakat yang ingin melihat fakta secara jernih, berimbang, mendalam dan menyeluruh.

Follow Kolom Indonesia

Get it on Google play store
Download on the Apple app store