Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Lapas Narkotika Pamekasan Resmi Tutup Program Rehabilitasi Pemasyarakatan TA 2025

Lapas Narkotika Pamekasan resmi menutup Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025.

Redaktur:

KOLOM PAMEKASAN Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pamekasan secara resmi menutup Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025 pada Selasa, 17 Desember 2025. Kegiatan penutupan dilaksanakan di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Lantai II Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Kautsar Pamekasan, perwakilan Ghana Recovery Pamekasan, Tim Rehabilitasi Lapas Narkotika Pamekasan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jungcangcang, pejabat struktural serta Tim Pokja Rehabilitasi Lapas, dan diikuti oleh 98 orang peserta rehabilitasi.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Pamekasan Lakukan Deteksi Dini HIV, 53 Warga Binaan Dinyatakan Non Reaktif

Rangkaian acara diawali dengan penyampaian testimoni dari perwakilan peserta rehabilitasi yang menyampaikan kesan dan perubahan positif yang dirasakan selama mengikuti program. Selanjutnya disampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025 oleh Tim Rehabilitasi Lapas. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan tanda peserta serta pemberian sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta rehabilitasi.

Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pamekasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bersinergi dalam menyukseskan program rehabilitasi tersebut.

Baca Juga :  Kalapas Narkotika Pamekasan Kunjungan ke Kodim 0826, Bangun Sinergi Lintas Sektoral

“Program rehabilitasi ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang berkelanjutan kepada warga binaan, khususnya dalam upaya pemulihan dari ketergantungan narkotika. Kami berharap, ilmu, nilai, dan perubahan positif yang diperoleh selama mengikuti rehabilitasi dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, sehat, dan produktif ke depannya,” ujar Kalapas.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa rehabilitasi bukan hanya sekadar program, tetapi merupakan proses pembentukan kesadaran dan tanggung jawab diri agar warga binaan mampu kembali berperan positif di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Polres Pamekasan bersama 12 Organisasi Pers Gelar Piramida di Trawas Mojokerto

“Keberhasilan rehabilitasi tidak berhenti pada hari ini, namun berlanjut pada komitmen pribadi masing-masing peserta untuk menjauhi narkotika dan membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan ditutupnya secara resmi Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025, diharapkan seluruh peserta rehabilitasi dapat mempertahankan hasil pembinaan yang telah dicapai. Seluruh rangkaian kegiatan penutupan berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif.

Network

Kolom Indonesia menjadi ruang informasi bagi masyarakat yang ingin melihat fakta secara jernih, berimbang, mendalam dan menyeluruh.

Follow Kolom Indonesia

Get it on Google play store
Download on the Apple app store