Idul Fitri di Balik Jeruji: 532 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Terima Remisi

Redaktur: KOLOM INDONESIA
KOLOM PAMEKASAN – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Sabtu (21/3/2026). Bertempat di lapangan dalam lapas, kegiatan ini dirangkaikan dengan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 kepada warga binaan.
Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan gema takbir yang menggema, menghadirkan nuansa religius yang menyentuh seluruh peserta. Acara diikuti oleh Kepala Lapas Narkotika Pamekasan Kusnan beserta jajaran pejabat struktural dan sebanyak 719 warga binaan. Bertindak sebagai imam dan khotib dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri adalah KH. Istiqom Idris As-Sya’roni.
Sebelum pelaksanaan sholat, kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Remisi Khusus Tahun 2026. Sebanyak 532 warga binaan beragama Islam menerima remisi khusus dalam rangka Hari Raya Idul Fitri. Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Kusnan, didampingi pejabat struktural kepada perwakilan warga binaan.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kusnan menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
“Momentum Idul Fitri ini bukan hanya tentang kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi refleksi bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri. Pemberian remisi ini adalah wujud kepercayaan dan penghargaan negara kepada warga binaan yang telah berkomitmen menjalani pembinaan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga berharap agar remisi yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku positif dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap remisi ini menjadi penyemangat untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik, serta mampu kembali ke masyarakat sebagai insan yang bermanfaat,” tambahnya.
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri kemudian berlangsung dengan khusyuk, dilanjutkan dengan khotbah yang disampaikan oleh KH. Istiqom Idris As-Sya’roni. Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keimanan dan mempererat ukhuwah.
“Idul Fitri adalah momentum kembali kepada kesucian hati. Mari kita jadikan hari ini sebagai awal untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan mempererat persaudaraan tanpa memandang latar belakang,” pesan beliau.
Kegiatan diakhiri dengan momen saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan antara petugas dan warga binaan. Suasana haru dan penuh kehangatan terlihat saat seluruh peserta saling memaafkan, menandai semangat kebersamaan dan harapan baru di Hari Raya Idul Fitri.


